Anis Matta: Isu Reshuffle Pancing Manuver Politik Calon Menteri

Anis Matta: Isu Reshuffle Pancing Manuver Politik Calon Menteri

- detikNews
Jumat, 07 Okt 2011 08:29 WIB
Anis Matta: Isu Reshuffle Pancing Manuver Politik Calon Menteri
Jakarta - Sekjen PKS Anis Matta meminta Presiden SBY mengkaji ulang reshuffle kabinet. Isu reshuffle yang gencar justru menurunkan kinerja menteri.

Isu reshuffle, dipandang Anis memaksa para menteri dan calon menteri untuk bermanuver. Alih-alih bekerja lebih baik, para menteri justru sibuk bermanuver untuk mengamankan posisinya di kabinet yang diincar temannya sendiri.

"Isu reshuffle hanya membuka peluang manuver politik yang tidak perlu. Sejak isu reshuffle bermunculan banyak pihak melakukan manuver politik termasuk nama-nama yang muncul sebagai kandidat menteri. Ini justru menganggu kinerja presiden," papar Anis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu Anis meminta Presiden SBY mengkaji ulang rencana reshuffle kabinet. Menimbang kembali ide lain untuk mengoptimalkan kinerja kabinet.

"Karena itu presiden lebih bagus rencananya dipikirkan ulang. Karena malah kontraproduktif," sarannya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hari ini ngantor di kediaman pribadinya di Puri Cikeas, Bogor. Tidak menutup kemungkinan hari ini Presiden akan memanggil para menteri atau atau tamu yang diminta datang ke Cikeas.

Sejak semalam Presiden SBY sudah membahas reshuffle kabinet bersama Wapres Boediono dan Ketua UKP4. Petinggi PD meyakini presiden tengah melakukan pematangan rencana reshuffle kabinet akhir pekan ini.



(van/fjp)


Berita Terkait