"Pertumbuhan reaktor ini meningkat lebih pesat dibandingkan prediksi sebelumnya," kata Amano saat mengisi kuliah umum di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jl MH Thamrin, Jakarta, Kamis (6/10/2011).
Amano menambahkan, besarnya jumlah tersebut menunjukkan bahwa dunia tidak terpengaruh dengan adanya kebocoran reaktor Fukushima Daichii. Ia menyebutkan, tidak ada korban tewas yang diakibatkan oleh kebocoran reaktor tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, lanjut Amano, mundurnya Jerman dari program energi nuklir sebagai dampak atas kejadian yang melanda Fukushima Daiichi. Sementara itu, Italia dan Swiss menyatakan tak akan membangun instalasi PLTN baru.
"Tapi masih banyak negara yang melanjutkan program nuklir seperti AS, Perancis, Inggris, Cina, India, Korea Selatan, dan Argentina," terang Amano.
(fjp/van)











































