"Baru dua bulan keluar (penjara) karena nyopet," kata Yusuf saat digiring ke Polsek Jatinegara, Kamis (6/10).
Aksinya tertangkap basah saat berusaha mencopet telepon genggam seorang pelajar SMK Negeri 5, Muhammad Novandi (16), di kereta ekonomi yang menuju Purwakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat terpergok, Yusuf berusaha melarikan diri, namun tangannya tersangkut di saku celana korban. Novandi langsung menyergap tangan pelaku agar tidak melarikan diri.
"Waktu diteriaki copet dia mau kabur, tapi saya bawa ke pojok kereta," ujar Novandi.
Kereta yang akan beranjak meninggalkan Stasiun Jatinegara terpaksa dihentikan saat petugas keamanan stasiun mendengar teriakan Novandi dari dalam kereta. Petugas langsung mengamankan pelaku berbadan kurus dan bertato itu ke pos keamanan dan selanjutnya menyerahkan ke Polsek Jatinegara.
Di hadapan polisi, Yusuf mengaku terpaksa mencopet karena ingin pulang kampung ke Jambi.
"Mau pulang tapi enggak ada uang, terpaksa nyopet," ujarnya.
Dia mengaku saat melakukan aksinya seorang diri dan tidak pernah berkomplot. Dalam setiap aksinya, dia hanya mengandalkan kecepatan tangan untuk memindahkan barang korban ke tangannya.
"Sudah dua tahun setengah saya mencopet," ujar pria berperawakan kurus ini.
(ahy/van)











































