"Entah PKS mulai terancam, entah ada kasus apa, hanya PKS yang bisa cerita," kata Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Danang Widoyoko saat dihubungi detikcom, Kamis (6/10/2011).
Danang menduga, langkah PKS ini ada kaitan dengan gerak KPK melakukan pemeriksaan atas pimpinan badan anggaran (Banggar DPR). Bisa saja ada kader PKS yang terancam sehingga pasang badan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bisa saja, lanjut Danang, di setiap partai ada faksi-faksi dan di PKS ada faksi tertentu yang terancam hajat hidupnya. Namun dia berharap itu tidak terjadi di PKS.
"KPK masuk ke Banggar, di sana kan diduga tempat partai cari duit, dengan motif seperti Nazaruddin. Mungkin saja ada yang terganggu dengan gerak KPK," tuturnya.
Langkah PKS mulai melancarkan serangan ke KPK berawal dari pemeriksaan pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR. Nah, salah satu yang menjadi terperiksa kader PKS Tamsil Linrung. Nama Tamsil disebut-sebut terkait kasus Kemnakertrans. Tamsil bahkan mengakui dia mengusulkan dana PPID Kemnakertrans Rp 500 miliar. Namun Tamsil menyangkal kalau dirinya tersangkut kasus suap di Kemnakertrans. Tamsil juga masih berstatus saksi.
(ndr/vit)











































