PD: Tidak Ada Kontrak 'Spesial 2 Telor' Antara SBY dengan PKS

PD: Tidak Ada Kontrak 'Spesial 2 Telor' Antara SBY dengan PKS

- detikNews
Kamis, 06 Okt 2011 17:57 WIB
Jakarta - Partai Demokrat (PD) membantah ada kontrak khusus antara Presiden SBY dengan PKS. Kontrak yang ada tidak berbeda dibanding yang ditandatangi oleh partai politik lain sesama anggota Setgab Koalisi.

Demikian tanggapan Wakil Ketum DPP PD, Max Sopacua, terhadap isu kontrak 'spesial 2 telor' yang dilansir Sekjen PKS, Anis Matta. Max ditemui oleh wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10/2011).

"Tidak ada itu kontrak spesial antara PKS dengan presiden. Kalau ada nanti partai koalisi yang lain nanya, kenapa ada yang dapat 'dua telor' tapi kita tidak," ujar Max.

Menurut Max, kontrak yang diterima partai koalisi semuanya sama. Tidak ada yang dibedakan.

"Semua kontraknya sama. Yaitu fakta integritas yang ditandatangani menteri-menteri dengan SBY," terangnya.

Lebih lanjut dikatakannya, reshuffle kabinet tidak berdasarkan pada kontrak koalisi. Melainkan terhadap evaluasi kinerja dan capaian dari para menteri-menteri dalam menjalankan tugasnya.

"Reshuffle itu dasarnya kinerja bukan kontrak koalisi. Kalau kinerjanya kurang baik, ya wajar menteri itu diganti. Kabinet dibentuk untuk membangun bangsa dan negara bukan sekadar bagi-bagi kue," imbuhnya.

Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta yakin menteri dari partainya akan aman dari reshuffle yang akan diumumkan Presiden SBY. Menurut Anis, PKS mempunyai kontrak spesial yang berbeda dengan parpol lainnya.

"Kita aman, karena kita punya kontrak khusus dengan SBY. Kita punya kontrak 'spesial dua telor'. Kita buka kalau nanti ada reshuffle, jadi kita lihat saja ada reshuffle atau tidak," ujar Anis.

(her/lh)


Berita Terkait