Pemerintah Provinsi NTB menyebutkan Presiden SBY akan berada di Lombok selama 3 hari. Ada sejumlah agenda resmi yang akan dilakukan. Namun tidak ada informasi terkait agenda kocok ulang para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II.
"Jadwal sudah resmi kita terima dari pihak istana. Presiden akan kunjungan kerja selama tiga hari di Lombok selama 19-21 Oktober," kata Lalu Mohammad Faozal, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemprov NTB, di Mataram, Kamis (6/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah peresmian bandara, Presiden akan memusatkan kegiatan di Hotel Novotel, yang terletak di kawasan wisata Mandalika, Lombok bagian selatan. Kawasan seluas 1.250 hektare itu, ditetapkan pemerintah sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Nasional.
Esoknya di hotel yang sama, Kamis 20 Oktober 2011, SBY akan menggelar pertemuan kenegaraan dengan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak. Kedua kepala negara akan menandatangani perjanjian kerjasama, namun belum dirinci.
"Perdana Menteri Malaysia akan terbang langsung dari Kuala Lumpur ke Lombok. Beliau akan tiba di Lombok pada siang hari. Setelah pertemuan kenegaraan, akan ada penandatanganan nota kesepahaman antar dua negara, sebelum dilanjutkan dengan jamuan kenegaraan," kata Faozal.
Menurut jadwal, Perdana Menteri Najib akan meninggalkan Lombok kembali ke negaranya malam hari pada hari yang sama, usai jamuan.
Sementara pada Jumat, 21 Oktober, Presiden akan menandai mulainya aktivitas ground breaking proyek kawasan wisata eksklusif di kawasan wisata Mandalika. Kawasan itu diharapkan mampu menyedot kunjungan dua juta wisatawan mancanegara tiap tahun.
Setelah itu, Presiden SBY dan rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Istana Tampak Siring di Bali.
"Dari agenda resmi yang kami terima, tidak ada dirinci soal reshuffle kabinet," kata Faozal.
Sebelumnya, Presiden SBY memastikan perombakan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II paling lambat dilakukan pada 20 Oktober, saat genap 2 tahun usia KIB II.
"Saya mesti mengatakan sekarang saat yang tepat melakukan penataan kembali atas kabinet yang saya pimpin, karena saya ingin tiga tahun mendatang memiliki kinerja yang baik," kata SBY saat membuka Munas Persatuan Tarbiyah Islamiyah di Jambi, Kamis (22/9) silam.
(fay/asy)











































