"Dulu jaman Soeharto, ngangkat menteri cuma ditelpon. Dia jadi menteri dan tidak di-reshuffle selama lima tahun," ujar Sekjen PKS, Anis Matta, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10/2011).
Sebelumnya dia menyatakan, Presiden SBY ketika menyusun KIB I dan II telah melakukan semacam fit and proper test terhadap pada calon menteri. Bahkan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan fakta integritas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, lebih baik Presiden SBY memikirkan kembali niat untuk merombak susunan KIB II yang akan dilaksanakan sebelum 20 Oktober 2011. Sebab meski reshuffle dilakukan, kinerja pemerintahan belum tentu menjadi lebih baik.
Selain itu pada kenyataannya reshuffle kabinet justru menimbulkan kegaduhan politik. Bahkan membuat para menteri tidak tenang menjalankan pekerjaannya.
"Sekarang ini menteri tidak bisa bisa kerja dengan tenang karena diganggu isu reshuffle. Yang mau dikeluarkan bikin manuver dan yang mau masuk juga bikin manuver," imbuhnya.
(her/lh)










































