"Kita aman, karena kita punya kontrak khusus dengan SBY. Kita punya kontrak spesial dua telor," ujar Anis kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10/2011).
Namun Anis enggan menjelaskan apa isi kontrak spesial yang ia maksud. Tetapi menurutnya kontrak spesial itu hanya ada antara PKS dengan Presiden SBY saja, dan partai lain tidak mendapat kontrak khusus.
"Adalah, kita buka kalau nanti ada reshuffle, jadi kita lihat saja ada reshuffle atau tidak," terangnya.
Anis mengungkapkan hingga saat ini belum ada komunikasi antara PKS dengan Presiden SBY. Anis yakin jika reshuffle hanya sebatas rumor belaka.
"Sampai sekarang belum ada komunikasi, kita belum ada pembicaraan. Jadi sebelum ada pembicaraan kita sebut rumor," tuturnya.
(her/gun)











































