Manager Senior Garuda Indonesia Ikhsan Rosan mengatakan, pesawat yang diancam bom tersebut seharusnya digunakan lagi untuk mengangkut penumpang dari Jakarta menuju Aceh. Namun karena masih diperiksa petugas, pesawat itu tidak bisa melayani penumpang.
"Tapi kita sudah siapkan pesawat cadangan. Jadi sama sekali tidak ada delay," kata Ikhsan, Rabu (5/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya ada ancaman bom yang dialamatkan ke pesawat GA-601. Ancaman bom diterima oleh kantor Garuda di Manado dan sejumlah media.
Si pengirim menyatakan bom akan meledak pada pukul 15.40 WIB atau 30 menit sebelum pesawat tiba di Jakarta. Ancaman itu langsung diseriusi oleh pihak maskapai. Langkah-langkah untuk pengamanan pun dilakukan.
(nal/nal)










































