Bhayangkari Polda Jabar Batal Hadirkan Miss Universe

Bhayangkari Polda Jabar Batal Hadirkan Miss Universe

- detikNews
Rabu, 05 Okt 2011 17:08 WIB
Bandung - Menuai pro dan kontra, akhirnya event organizer (EO) kedatangan miss universe ke acara makan malam HUT Bhayangkari Jawa Barat, PT Viseta Global Utama, membatalkan acara itu. Miss universe dipastikan tak jadi sambangi Polda Jabar.

"Dengan sangat menyesal, kami tak akan melanjutkan rencana ini. Miss universe tak jadi ke acara ibu-ibu Bhayangkari Polda Jabar," ujar Megy Theresia, perwakilan manajemen PT Viseta Global Utama saat berbincang dengan detikbandung, Rabu (5/10/2011).

Pertimbanganya, kata dia, opini publik yang telanjur muncul di tengah masyarakat yang menilainya negatif. "Niat kami baik, Ibu Coreta (istri kapolda Jabar-red) juga baik. Tapi niat baik kami ini tidak ditanggapi baik, ya sudah daripada menimbulkan polemik berkepanjangan, kami lebih baik batalkan saja. Ibu Coreta juga setuju," kata dia.

Menurut dia, keputusan ini sudah disampaikan ke Yayasan Putri Indonesia (YPI). "Mereka menyayangkannya. Tapi mereka mengerti kondisi kita. Daripada menimbulkan hal yang tak diinginkan dan merugikan, lebih baik kita stop saja," tandasnya.

Tak hanya itu, PT Viseta selaku EO juga sudah menghubungi pengisi acara seperti kelompok rampak kendang, sisingaan, dan angklung.

Sementara itu untuk sponsor, menurut Megy, hingga saat ini belum ada sponsor yang menyetorkan uang, sehingga tak masalah ketika kegiatan ini dibatalkan. "Dalam pandangan masyarakat, kita disangka banyak uang, padahal nggak. Sampai saat ini sponsor yang bersedia membantu memang banyak, tapi mereka baru sebatas berkomitmen, belum berikan dananya," jelasnya.

Megy kembali menegaskan bahwa acara miss universe dalam HUT Bhayangkari yang rencananya akan digelar pada 11 Oktober mendatang, tidak meminta sumbangan dari Polda Jabar.

"Kami tidak masuk ke Polda, mana ada polisi banyak uang. Kami ini sama seperti EO lainnya, kalau ada kegiatan ya cari sponsor. Tak ada Polda keluarkan uang buat acara ini," tegasnya.

Tak hanya kedatangan miss universe saja yang batal, dua kegiatan lainnya yang ditangani PT Viseta pada HUT Bhayangkari itu yaitu bazar dan pelatihan public speaking bagi ibu-ibu bhayangkari juga batal.

"Kami sebagai EO sudah patah semangat dengan adanya polemik ini. Kami jadi malas. Kami sudah bicara dengan ketua panitia dan mereka akhirnya mengerti," jelasnya.

Sebelumnya Harian Lokal Galamedia Senin (3/10/2011) memberitakan perwira menengah Polda Jabar patungan untuk mendatangkan miss universe yang biayanya mencapai Rp 750 juta. Kabar ini dibantah langsung oleh Ketua Bhayangkari Jabar Coreta Putut Bayu Seno.

Namun rencana mendatangkan miss universe ini tetap mendapat kecaman dari berbagai pihak. Pengamat Hukum dari Unpad Yesmil Anwar menilai langkah ibu-ibu Bhayangkari itu tidak patut dan menggerogoti citra polisi.

(ern/asy)


Berita Terkait