Peristiwa ini terjadi, Rabu (5/10/2011) pagi hari saat keduanya akan berangkat ke sekolah dengan menggunakan sepeda motor. Kecelakaan lalu lintas ini tepatnya terjadi di kawasan Simpang Bingung, Kecamatan Rumbai, atau jalan lintas timur menghubungkan Pekanbaru ke Kota Dumai.
Kedua korban tewas itu belakangan diketahui bernama Nanang Safi'i (15) dan Feriyanta Ginting (14) yang merupakan siswa SMUN 13 Pekanbaru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gison menjelaskan, saat pelajar itu mencoba untuk menyalip mobil di depannya, ternyata antara sepeda motor dengan mobil saling bersenggolan. Lantas sepeda motor yang dibawa pelajar ini terpental ke tengah badan jalan. Keduanya terjatuh setelah bersenggolan.
Dari arah berlawan, lanjut Gison, terlihat lihat truk jenis Fuso pengangkut kayu melintas dan tidak sempat mengerem. Kedua pelajar itu pun terlindas truk dan mati di tempat karena kepalanya pecah.
"Kita sempat mendengar suara yang cukup keras ketika sepeda motor itu tergilas truk. Jika kita liat, sebenarnya truk tersebut sudah berusaha mengurangi kecepatannya. Namun truk tidak bisa berhenti secara spontan," kata Gison.
Kendati demikian, truk tersebut tetap saja melintas tanpa berhenti setelah menabrak kedua pelajar tersebut. Sedangkan dua mobil jenis Avanza yang berada di belakang truk masih sempat menghindari kedua korban tewas tergeletak di tengah badan jalan.
"Tak lama setelah itu, polisi dan mobil ambulans tiba di lokasi kejadian," terang Gison.
Polisi lantas membawa kedua korban ke RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru. Sekitar pukul 11.30 WIB, pihak keluarga korban tiba di rumah sakit pemerintah itu. Tak ayal, pihak keluarga histeris setelah melihat kondisi korban yang tergilas truk.
"Mereka berdua ini berasal dari Kabupaten Siak yang bersekolah di Pekanbaru. Korban bernama Feriyanta merupakan anak kos kami," kata Vivi (45) ibu kost korban. Dari rumah sakit, selanjutnya kedua korban dibawa ke kampung halamannya.
(cha/fay)










































