"Korban telah meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah," kata Pelaksana Harian LP Kerobokan, Wayan Landriana, kepada detikcom melalui telepon, Rabu (5/10/2011).
Landriana menjelaskan korban terlibat perkelahian dengan pelaku yang berstatus tahanan, Galih Irfan Abudilah, pada Selasa 4 Oktober pukul 14.00 wita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menjalani masa kritis, korban meninggal pukul 02.00 wita, Rabu (5/10/2011). "Karena luka di kepala serius, rencananya akan menjalani operasi. Namun, operasi tidak dilakukan karena nyawanya sudah tak tertolong lagi," kata Landriana.
Perkelahian antara korban dengan pelaku diduga akibat utang piutang. Perkelahian tersebut berlangsung di Wisma E LP Kerobokan.
"Bagaimana perkelahian itu berlangsung, kami masih melakukan pemeriksaan terhadap teman-teman korban di dalam lapas," kata Landriana.
Pasca perkelahian, pelaku telah diamankan ke Polsek Kuta Utara. Ia kini mendekam dan menjalani pemeriksaan di Kepolisian. "Karena menyangkut pidana, kami serahkan ke polisi," ujar Landriana.
Bentrokan LP Kerobokan juga pernah terjadi sebelumnya. Warga binaan LP Kerobokan terlibat bentrok dengan petugas dari BNN yang melakukan sidak narkoba beberapa waktu lalu.
(gds/aan)











































