"Kita berharap nanti bisa diisi oleh pesawat-pesawat lain yang memiliki kelebihan seperti Merpati, Susi Air, dll. Kita tawarkan kepada yang berminat untuk melayani rute perintis yang ditinggalkan oleh NBA," jelas Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bhakti.
Hal itu disampaikan Herry di kantornya Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (4/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NBA selama ini memiliki puluhan rute penerbangan perintis, seperti di Sumatera ada 20 rute, di Kalimantan 5 rute dan sisanya di Sulawesi dan Nusa Tenggara Timur.
Evaluasi Maskapai Perintis
Selain itu, Kemenhub juga berencana mengevaluasi seluruh maskapai yang beroperasi di rute-rute perintis.
"Kami akan mengevaluasi seluruh penerbangan perintis, termasuk operator lainnya. Kita harus fair, kita evaluasi. NBA dijadikan prioritas pertama karena kecelakaan," jelas Herry.
(nwk/asy)










































