Performa KPK Belum Memuaskan, Jangan Minta Pembubaran

Performa KPK Belum Memuaskan, Jangan Minta Pembubaran

- detikNews
Selasa, 04 Okt 2011 14:45 WIB
Performa KPK Belum Memuaskan, Jangan Minta Pembubaran
Jakarta - Performa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memang belum memuaskan semua kalangan. Namun performa ini jangan direspons dengan pemunculan wacana pembubaran KPK. Sebab, keberadaan KPK masih diperlukan.

"Kalau belum baik seharusnya diperbaiki bukan lantas membubarkan. Biar bagaimana pun, kita masih membutuhkan KPK," kata pengamat hukum Fajrul Falaakh kepada detikcom, Selasa (4/10/2011).

Dia setuju jika digelar evaluasi atas kinerja KPK selama ini. Dengan demikian maka diketahui sisi-sisi kelemahan KPK yang harus diperbaiki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mungkin perlu performance audit. Ini dilakukan KPK sendiri. Selain itu, KPK juga perlu minta pihak ketiga atau pihak luar yang independen, yang tidak dari DPR atau politisi. Ini baik dilakukan untuk meningkatkan kredibilitas dan profesionalisme," sambung mantan Pansel KPK ini.

Sebelumnya Fahri Hamzah mengatakan, dia tidak percaya lembaga superbody seperti KPK di negara demokrasi, karena biasanya tidak bisa diawasi. Nah, menurut Fajrul hal itu merupakan kritik lama.

"Di KPK sendiri seharusnya membuat akuntabilitasnya. Saya tidak setuju kalau implikasinya pembubaran KPK. Kalau yang keliru pada kurang akuntabilitasnya, ya akuntabilitasnya yang didesain," imbuh Fajrul.

Menurutnya, ada baiknya juga membuat komisi untuk KPK sebagaimana Kompolnas maupun Komisi Kejaksaan. Dimana komisi tersebut berwenang melakukan pengawasan, pemantauan, dan penilaian terhadap kinerja pegawai lembaga yang bertugas di dalamnya.

Fahri Hamzah mewacanakan membubarkan KPK dalam rapat konsultasi DPR dengan KPK, Jaksa Agung dan Kapolri. "Pak Busyro kalau ada yang ingin membubarkan KPK, terus terang saja saya yang bicara. Saya tidak percaya dengan lembaga superbody yang ada di negara demokrasi. Biasanya tidak bisa diawasi," kritik Fahri.

Sedangkan menurut Ketua Komisi III DPR Benny K Harman, KPK seperti gempa bumi, tsunami, dan hal-hal menakutkan lainnya. Itu sebabnya KPK terkesan menakutkan bagi anggota DPR.

(vit/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads