Marzuki mengaku hanya ingin lembaga negara saling menghormati. Juga saling memahami kerja masing-masing lembaga.
"Saya jelaskan kalau tidak terpaksa betul bisalah diundang selain Oktober, atau jangan sekaligus. Yang mimpin tetap tiga orang supaya pembahasan berjalan. Jangan dibilang Ketua DPR pro koruptor, siapa yang pro koruptor? Enak saja menilai orang," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita selalu rapat konsultasi tidak hanya sekali. Selalu rapat konsutasi bukan intervensi. Mencari pemahaman jangan sampai menimbulkan polemik yang muuncul di permukaan. Siapa intimidasi? Anggota kan ada beda pendapat. Mereka perlu membahas anggaran yang harus disahkan bulan Oktober ini," paparnya.
Menurutnya, setelah rapat konsultasi Banggar kembali nyaman bekerja. Karena harus segera menuntaskan pembahasan RAPBN 2012.
"RAPBN itu adalah hak rakyat. Kalau tidak disahkan yang rugi rakyat bukan LSM," terangnya.
Dan rapat konsultasi pun, imbuhnya, tak perlu diagendakan lagi. "Sudah cukup biar diawasi Komisi III," tandasnya.
(van/ndr)











































