Dewan Kehormatan Minta Kader PD Hati-hati Bicara Terkait KPK

Dewan Kehormatan Minta Kader PD Hati-hati Bicara Terkait KPK

- detikNews
Selasa, 04 Okt 2011 13:07 WIB
Dewan Kehormatan Minta Kader PD Hati-hati Bicara Terkait KPK
Jakarta - Dewan Kehormatan (DK) Partai Demokrat (PD) meminta kadernya agar berhati-hati bicara terkait KPK. Jangan sampai ucapan mereka merugikan citra partai. Apalagi pemberantasan korupsi kini jadi program utama pemerintahan SBY.

"Walaupun bebas berpendapat, wajib dlakukan dengan tetap memperhatikan apakah ucapannya berpotensi merugikan citra partai," kata Sekretaris DK Amir Syamsuddin saat dihubungi detikcom, Selasa (4/10/2011).

Amir juga menilai, semua yang disampaikan kader PD sepenuhnya atas nama pribadi. Bukan mewakili partai. PD tetap teguh mendukung upaya pemberantasan korupsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Walaupun tidak mendewa-dewakan KPK, namun tidak ada sedikit pun alasan PD harus ketakutan menghadapi KPK," imbuhnya.

Amir juga menilai kader PD hendaknya bisa menahan diri terkait KPK. "Sikap defensif dan reaktif yang berlebihan dapat mengundang kecurigaan," tuturnya.

Kemarin, rapat konsultasi antara pimpinan DPR dengan pimpinan KPK, Polri, dan Kejaksaan Agung berlangsung tegang. Pimpinan KPK yang hadir dicecar dengan pertanyaan tentang pemanggilan terhadap pimpinan Badan Anggaran DPR yang dinilai sebagai teror.

"Ini adalah terorisme baru bagi anggota dewan. Dewan sekarang ini mengalami ketakutan yang sangat mendalam, meskipun bagi yang salah," kata Ketua Komisi III asal F-PD Benny K Harman dalam rapat konsultasi DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/10) kemarin.

Benny juga kembali melontarkan pernyataan kontroversial. Dia menganggap KPK seperti gempa bumi, tsunami, dan hal-hal menakutkan lainnya. Itu sebabnya KPK terkesan menakutkan bagi anggota DPR.

"KPK itu kan kaya tsunami. KPK memeriksa Banggar itu kan seperti gempa bumi menggoyang DPR," ujar Benny.


(ndr/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads