Ada Betonisasi Busway Koridor XI, Lalin Tidak Dialihkan

Ada Betonisasi Busway Koridor XI, Lalin Tidak Dialihkan

- detikNews
Selasa, 04 Okt 2011 12:54 WIB
Ada Betonisasi Busway Koridor XI, Lalin Tidak Dialihkan
Jakarta - Pembangunan jalur bus TransJ koridor XI (Pulogebang-Kampung Melayu) mengakibatkan penyempitan jalan di lajur Jatinegara ke arah Klender. Namun, tidak ada pengalihan arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

Pantauan detikcom, Selasa (4/10/2011), proses betonisasi berlangsung di beberapa titik di Jl I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur. Betonisasi adalah pengerasan dan penebalan jalan dengan menggunakan beton semen.

Pengerjaan itu terpusat di Jl Jatinegara Timur, atau tepat depan Stasiun Jatinegara hingga perempatan Taman Viaduk atau eks Makodim 0505 Jakarta Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Jl Raya Bekasi, mulai dari pertigaan Prumpung hingga halte Pasar Enjo dan dari depan kantor Imigrasi hingga depan LP Cipinang.

Sementara di Jl I Gusti Ngurah Rai, betonisasi jalan dimulai dari pertigaan Cipinangjagal hingga jembatan Kali Cipinang. Selain itu mulai dari pertigaan Klender hingga Mal Citra Klender.

Tidak hanya betonisasi, kesibukan lain terlihat terkait pengerjaan proyek Koridor XI adalah pembangunan shelter dan juga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Belum lagi perbaikan saluran pipa air PDAM.

Kepala Seksie Pembangunan Bidang Jalan Dinas PU DKI Jakarta, Soegito, menjelaskan betonisasi hanya dilakukan pada ruas jalan dari arah Kampungmelayu menuju Pulogebang.

"Sebaliknya dari arah Pulogebang ke Kampungmelayu tidak dilakukan pengecoran, melainkan hanya dilakukan pengaspalan. Sebab pada lajur ini nantinya akan dilakukan sistem mix traffic," kata Soegito saat dihubungi wartawan.

Alasan mengapa di lajur berlawanan tidak dilakukan betonisasi karena lahan yang ada lebih sempit dibanding lajur menuju Pulogebang.

Dia menambahkan, betonisasi yang dilakukan pihaknya terbagi dalam dua etape, dari Kampung Melayu sampai Kampung Sumur dan dari Kampungsumur hingga Pulogebang.

"Ditargetkan pembangunan koridor XI ini tuntas pada 15 Desember mendatang," ujar Soegito.

Saat dihubungi terpisah, Pelaksana Harian Kasudin Perhubungan Jakarta Timur, Arifin Hamonangan, mengatakan sampai saat ini pihaknya belum menerapkan kebijakan pengalihan arus lalu lintas guna mengurai kemacetan.

"Awal Oktober ini baru dilakukan rapat koordinasi yang melibatkan Dinas Perhubungan, Satwilantas Jakarta Timur dan para pengusaha angkutan umum untuk membahas pengalihan isu," jelasnya.

(ahy/aan)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads