"Kita mengundang artis saja ada biayanya, contohnya artis internasional. Kalau dia (miss universe) datang, itu akan baik untuk usaha bisnisnya, akan mengangkat imagenya, apalagi jika dalam kegiatan sosial," ujar Humas Yayasan Putri Indonesia (YPI), Ayi, kepada detikcom, Selasa (4/10/2011).
YPI memiliki franchise segala kegiatan setiap Miss Universe yang datang ke Indonesia. Setiap tahun Yayasan ini selalu mengundang miss universe untuk datang ke Indonesia. Leila akan berada di Indonesia selama 10 hari.
Ayi menjelaskan, siapa saja bisa mengundang miss universe. Namun permohonan itu jauh-jauh hari harus sudah dilayangkan ke YPI. Permohonan itu nantinya akan dicocokkan dengan jadwal Leila.
"Kita lihat mana yang kosong, jadwalnya kan padat selama di sini," lanjut Ayi.
Ayi memastikan, salah satu kegiatan yang akan dihadiri Leila selama di Indonesia adalah peringatan HUT Bhayangkari di Polda Jawa Barat. Namun Ayi tidak mengetahui berapa biaya yang harus dikeluarkan pihak pengundang.
"Kalau biayanya saya nggak tahu, tapi kan pasti ada nego (negosiasi) juga," tegasnya.
Pada HL Koran Galamedia Senin (3/10) kemarin, disebutkan jika kedatangan Miss Universe Leila Lopes ke Polda dibayar mahal oleh para perwira menengah Polda Jabar. Mereka harus patungan untuk mengumpulkan dana Rp 750 juta untuk mendatangkan miss universe.
Namun hal itu sudah dibantah oleh Coreta Putut Bayuseno yang menjadi komisaris PT Viseta Global Utama, event organizer (EO). Pihaknya hanya menyediakan dana sekitar Rp 7,5 juta, untuk makan malam saja.
"EO-nya yang cari sponsornya dan kita (Bhayangkari) nggak ada bayar apa pun ke EO. Kita hanya mengeluarkan dana untuk dinner saja," kata Coreta kepada detikcom, Senin (3/9).
(mok/vit)











































