"Kami pastikan, kami tidak bisa diintervensi oleh partai besar, sedang, kecil atau kumpulan partai kecil," tukas Busyro dalam rapat konsultasi di gedung DPR, Senayan, Jakarta , Senin (3/10/2011).
Mantan Ketua Komisi Yudisial (KY) ini mengatakan KPK selalu bergerak dalam ranah hukum saja. Suatu blunder besar, lanjut Busyro, jika KPK bermain-main dengan ranah politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk pemanggilan Pimpinan Banggar, dalam kasus suap Kemenakertrans KPK menegaskan tak pernah membuat kegaduhan. Kalau kemudian banyak berita soal Banggar itu bukan persoalan KPK.
"Pemeriksaan di situ, kegaduhan di situ pemeriksaan juga wajar. Kalau kemudian menjadi berita di media apakah itu kegaduhan perlu penjelasan. Tapi KPK tak pernah mendesain pemberitaan untuk menciptakan kegaduhan," tegasnya.
Setelah menjadi kontrovesi, akhirnya Pimpinan KPK, Polri, dan Kejaksaan Agung memenuhi undangan pertemuan konsultasi bersama Pimpinan DPR. Rapat yang dicurigai sebagai upaya intervensi DPR itu, dinyatakan terbuka.
Dalam rapat konsultasi ini, tampak hadir Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo dan Jaksa Agung Basrif Arief bersama jajarannya. Sedangkan dari KPK hadir Ketua KPK Busyro Muqoddas serta tiga dari empat wakilnya: Haryono Umar, Chandra Hamzah dan M Jasin.
(fjp/gah)










































