Busyro: Partai Besar atau Kecil Tak Bisa Intervensi KPK

Busyro: Partai Besar atau Kecil Tak Bisa Intervensi KPK

- detikNews
Senin, 03 Okt 2011 16:33 WIB
Jakarta - Di hadapan jajaran Pimpinan dan sejumlah anggota DPR Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas memastikan pihaknya benar-benar independen dalam menangani suatu kasus. Lembaga antikorupsi tersebut tidak bisa diintervensi oleh partai sekaliber apapun.

"Kami pastikan, kami tidak bisa diintervensi oleh partai besar, sedang, kecil atau kumpulan partai kecil," tukas Busyro dalam rapat konsultasi di gedung DPR, Senayan, Jakarta , Senin (3/10/2011).

Mantan Ketua Komisi Yudisial (KY) ini mengatakan KPK selalu bergerak dalam ranah hukum saja. Suatu blunder besar, lanjut Busyro, jika KPK bermain-main dengan ranah politik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu suatu blunder. Kami bekerja dalam ranah hukum saja," papar Busyro.

Khusus untuk pemanggilan Pimpinan Banggar, dalam kasus suap Kemenakertrans KPK menegaskan tak pernah membuat kegaduhan. Kalau kemudian banyak berita soal Banggar itu bukan persoalan KPK.

"Pemeriksaan di situ, kegaduhan di situ pemeriksaan juga wajar. Kalau kemudian menjadi berita di media apakah itu kegaduhan perlu penjelasan. Tapi KPK tak pernah mendesain pemberitaan untuk menciptakan kegaduhan," tegasnya.

Setelah menjadi kontrovesi, akhirnya Pimpinan KPK, Polri, dan Kejaksaan Agung memenuhi undangan pertemuan konsultasi bersama Pimpinan DPR. Rapat yang dicurigai sebagai upaya intervensi DPR itu, dinyatakan terbuka.

Dalam rapat konsultasi ini, tampak hadir Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo dan Jaksa Agung Basrif Arief bersama jajarannya. Sedangkan dari KPK hadir Ketua KPK Busyro Muqoddas serta tiga dari empat wakilnya: Haryono Umar, Chandra Hamzah dan M Jasin.



(fjp/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini