"Ini bukan hal baru, oleh karenanya DPR menyiapkan langkah strategis dengan menyusun renstra DPR," jawab Marzuki yang ditemui di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Senin (3/10/2011).
Pada masa awal reformasi, kepercayaan dan harapan masyarakat sangat tinggi. Ini karena masa tersebut merupakan transisi dari era otoritarian menuju demokrasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi apa yang digambarkan LSI bukan hal yang baru. Setiap saya ceramah dimana-mana, itu saya sampaikan," ungkap pria asal Palembang tersebut.
Apa rencana dan strategi DPR memperbaiki keadaan?
"Ada beberapa langkah strategis, pertama misalnya soal rumah aspirasi, kehumasan, mekanisme di dalam pengaduan masyarakat. Banyak yang kita programkan, misal dalam pengaduan masyarakat sekarang kan sudah selesai. Kita tingkatkan kualitas, apakah bisa melalui web, kita evaluasi terus, lewat SMS," jawab politisi Partai Demokrat ini.
Di dalam laporan hasil survey, LSI menyebut sikap Banggar DPR menggugat pemeriksaan KPK dinilai masyarakat sangat arogan dan berdampak pada menurunkan citra politisi DPR. Survei LSI yang dilakukan pada 5-10 September 2011.
Survei dilakukan kepada 1200 responden dengan metode multi stage random sampling di 33 provinsi. Survei yang dilengkapi dengan wawancara ini mempunyai batas kesalahan (margin error) mencapai 2,9 persen.
(anw/lh)











































