Tim Sukses Amien: Hasil Survei Menyesatkan Masyarakat
Kamis, 08 Jul 2004 16:39 WIB
Jakarta - Tim sukses Amien-Siswono menyatakan, penayangan hasil survei yang memvonis seakan-akan hasil pemilu presiden dan wakil presiden itu sudah diketahui, merupakan tindakan yang menyesatkan masyarakat.Hal tersebut disampaikan oleh Koodinator Wilayah DKI Jakarta Tim Pemenangan Amien-Siswono, Abdul Somad Karim, kepada wartawan di kantor DPW PAN Jl. Kramat Raya, Jakarta, Kamis (8/7/2004)."Semestinya hasil perhitungan suara yang ditayangkan itu yang sudah divalidasi. Sementara di tingkat PPS dan PPK masih dikerjakan," kata Karim.Penayangan hasil survei dengan pola sampling oleh lembaga tertentu yang disponsori oleh lembaga donor luar negeri, merupakan tindakan yang menyesatkan masyarakat. Hal ini dikarenakan tidak adanya transparansi metodologi survei dan identitas donor pemberi dana.Dengan dibantu media tertentu, hasil survei tersebut telah menggiring opini publik, dan seolah-olah memaksakan supaya rakyat menerima hasil pilpres.Penayangan hasil sementara pilpres mempengaruhi pelaksanaan perhitungan ulang suara di TPS, PPS, serta PPK, termasuk pada TPS-TPS susulan. Oleh karena itu berdasarkan perbandingan hasil perhitungan KPU dengan hasil perhitungan Tim Pemengangan Amien-Siswono, tim sukses pasangan ini menyampaikan perlunya segera dilakukan koreksi, karena terdapat perbedaan signifikan antara angka-angka dari KPU dengan data manual dari Tim Pemenangan Amien-Rais Koordinator Wilayah DKI Jakarta.Menurut Koordinator Wilayah Jakarta Utara Sandi Suryadinata, di TPS 173 Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakut, terjadi penggelembungan suara di TPS untuk pasangan Mega. Di situ, menurut para saksi, suara yang masuk untuk Mega 31 suara, tapi di tabulasi tertera 131 suara.Tim Pemenangan Amien-Sis juga meminta pada PPK dan KPUD DKI Jakarta agar transparan dalam pengelolaan sistem TI. Selain itu, juga agar PPK dan KPUD DKI segera menampilkan data perolehan suara pada tingkat kecamatan, yang telah dibuat berita acara dan sertifikat perhitungan yang ditandatangani oleh para saksi capres dan cawapres.
(wrs/)











































