"Pertama, sistem pemilu yang tepat, yang sungguh mencerminkan pemilu yang free dan fair," kata Presiden saat memberikan sambutan dalam pembukaan pertemuan pimpinan komisi pemilihan umum se Asean di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Senin (3/9/2011).
Yang kedua, menurut SBY, adalah kelembagaan penyelenggara pemilu. Dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang kredibel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun yang keempat menurut SBY adalah kesadaran dan pengetahuan masyarakat untuk menggunakan haknya dan dapat berpartisipasi dengan baik.
"Yang kelima, khusus bagi young democracy, keberhasilan pemilu juga tercermin dari ketertiban pemilu itu, tanpa kekerasan dan aksi-aksi yang anarki," jelasnya.
(anw/gun)











































