"Sebaiknya SBY memikirkan kembali langkah reshuffle kabinet yang semula diasumsikan untuk perbaikan kinerja yang ingin dilahirkan melalu reshuffle kabinet, tidak bisa dibuktikan juga selama ini," ujar Sekjen PKS, Anis Matta, kepada detikcom, Senin (3/10/2011).
Apalagi SBY terus menunda reshuffle kabinet. Sehingga para menteri pun tak fokus bekerja dan panik menghadapi isu reshuffle.
"Karena siapapun menteri pasti terganggu isu reshuffle yang terus ditunda juga. Jadi sebaiknya reshuffle dipikirkan ulang," tuturnya.
Ia pun meminta SBY untuk fokus bekerja. Mengevaluasi dan membimbing menteri yang belum optimal untuk bekerja lebih baik.
"Lebih baik SBY fokus dengan menteri yang sudah ada. Mengoptimalkan kinerja para menteri yang sudah ada di kabinet," pintanya.
(van/ape)











































