Eep: Koalisi PDIP + Golkar vs SBY di Putaran Kedua
Kamis, 08 Jul 2004 15:42 WIB
Jakarta - Pengamat politik Eep Saifullah Fatah memperkirakan capres Partai Demokrat SBY akan mengalami hambatan pada putaran kedua pemilihan presiden September mendatang.Perhitungan Eep, siapapun yang menjadi peringkat kedua atau ketiga, antara Mega dengan PDIP-nya atau Wiranto dengan Golkar-nya, akan berkoalisi untuk menghadang SBY.Hal tersebut dikatakan oleh Eep kepada wartawan di Pusat Tabulasi Nasional Pemilu 2004 (TNP) di Flores Room Hotel Borobudur Jl. Lapangan Banteng, Jakpus, Kamis (8/7/2004)."Meskipun sekarang ini saya tidak melihat adanya koalisi yang ideal, tapi dari berbagai faktor, kemungkinan koalisi antara PDIP dengan Golkar dan PKB sangat tinggi, sehingga potensi SBY nantinya yang paling sulit kalau tidak bisa mengantisipasinya," kata Eep.Eep sendiri mengakui belum tahu siapa peringkat kedua yang akan dihadapi SBY pada putaran kedua mendatang. Tapi apabila PDIP dan Golkar berkoalisi, jumlah suaranya akan sangat besar melebihi SBY."Alasan PDIP dan Golkar berkoalisi, yang pertama dilihat dari kerjasama keduanya yang saling menguntungkan dalam 3 tahun terakhir. Yang kedua, dilihat dari hubungan antara Akbar-SBY dan Akbar-Yusuf Kalla yang tidak nyaman dalam interaksi politik mereka selama ini," jelas Eep.Sementara itu, Eep juga belum tahu kemana larinya suara kelompok Islam, dalam pengertian pendukung Amien Rais dan Hamzah Haz. "Bisa jadi SBY menggalang mereka, tetapi dengan perolehan SBY yang 33% ini, suara Amien di peringkat 4 dan Hamzah di nomor 5 tidak begitu menentukan," demikian Eep.
(wrs/)











































