"Penangkapan terhadap DPO teroris atas nama Beni di Solok sementara masih dalam pemeriksaan. Diduga mengetahui adanya paket bom rakitan lainnya," ujar Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar melalui pesan singkat kepada wartawan, Minggu (3/9/2011).
Beni ditangkap Jumat (30/9/2011) saat mengendarai sepeda motor di Jl Ujung Kampung, Desa Kubang Kecamatan Singkarak Kabupaten Solok 12.15 WIB. Pria kelahiran Solok 18 September 1985 ini masih diperiksa intensif Densus 88.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia diduga sudah 2 bulan bersembunyi di rumah orangtuanya di Nagari Koto Sani. Namun selama itu, dia jarang bergaul dengan tetangganya. Polri pernah menyebut masih ada 8 bom rakitan yang dibuat kelompok teroris Cirebon. Bom rakitan itu diduga memiliki kesamaan dengan bom yang digunakan Hayat saat meledakkan diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Solo.
(ape/fay)











































