"Uang di dompetnya sekitar Rp 4 juta masih utuh," kata Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Jauhari, saat dihubungi detikcom, Sabtu (1/10/2011).
Polisi juga sudah memeriksa kamar apartemen korban. Kondisi apartemen masih tampak rapih dan tidak diacak-acak. "Jadi sementara ini harta benda lainnya diketahui belum ada yang hilang. Kita juga masih cek," tambah Jauhari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chellapan ditemukan tewas dalam kondisi tertelungkup di apartemennya. Saat ditemukan dia mengenakan kaus dan celana pendek. Korban diduga ditusuk di lehernya. Ada pisau dapur berlumuran darah di sebelah tubuh korban.
Chellapan tinggal seorang diri di apartemennya. Dia ditemukan sang sopir sekitar pukul 08.15 WIB. Saat itu sang sopir heran, biasanya majikannya itu pagi-pagi sudah siap berangkat ke kantor. Sopir itu kemudian naik ke apartemen majikannya untuk mengecek, karena saat ditelepon pun tidak diangkat. Hingga kemudian korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
"Kasus ini ditangani Polres Jakarta Utara, kita juga sudah mengontak Kedubes Singapura," tutur Jauhari.
(ndr/aan)










































