"Makanya kita ingin menyampaikan fokus kawal RAPBN 2012 ini. Ini hampir Rp 1.300 triliun. Apalah arti KPK hanya mengejar berapa miliar. Ada dua hal yang harus kita pertimbangkan, Makanya tunda dululah, begitu," kata Marzuki usai acara di Monumen Pancasila, Jakarta Timur, Sabtu (1/10/2011).
Marzuki menilai, pembahasan RAPBNP 2012 ini sangat penting. Karena itu dia meminta KPK bisa memahami pentinganya pembahasan anggaran negara yang ujungnya untuk kepentingan rakyat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang dipersoalkan Marzuki atas KPK yakni pemanggilan yang dilakukan secara serempak pada Jumat pekan lalu. "Kalau dipanggil satu-satu sih enggak ada masalah, tidak mengganggu. Tetapi kalau dipanggil 4, bagaimana Banggar mau bekerja," tuturnya.
KPK pada Senin (3/10) rencananya akan memeriksa pimpinan Banggar Tamsil Linrung dan Olly Dondokambey terkait kasus Kemnakertrans. KPK ingin tahu prosedur anggaran dikeluarkan. Sebelumnya kedua pimpinan banggar itu menolak diperiksa dengan alasan apa yang mereka lakukan adalah kebijakan.
(ndr/ken)










































