"Jadi undangan rapat konsultasi yang ketiga dan yang kedua ada yang berbeda. Dalam surat sebelumnya disebutkan dihadiri pimpinan DPR, Pimpinan Banggar, Komisi dan Fraksi. Undangan yang terakhir besok Senin tidak menyebutkan adanya pimpinan Badan Anggaran, juga ada pernyataan rapat konsultasi ini bersifat umum dan dihadiri Kejaksaan dan Kepolisian. Karena itu, pimpinan akan hadir dengan Pak Sekjen," papar Jubir KPK, Johan Budi, sambil menunjukkan surat dari pimpinan DPR.
Hal ini disampaikan Johan dalam Polemik Sindo Radio bertajuk "Banggar DPR Geger" di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (1/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas bagaimana jika pimpinan Banggar memaksa hadir? "Pimpinan KPK meminta pimpinan memahami kredibilitas KPK. Kalau soal walk out tanyakan pimpinan, saya nyalon pimpinan KPK nggak lolos," jawab Johan sambil tersenyum.
(van/aan)











































