Memang anggota DPR banyak memandang KPK mulai melupakan kasus Nazaruddin dan fokus mengusut anggota Banggar terkait kasus Kemenakertrans. Namun KPK menegaskan semua kasus diusut hingga tuntas, tanpa tebang pilih.
"Kasus Nazaruddin masih terus diproses. Pemeriksaan Rosa dan Wafid juga terus dilakukan, KPK mengusut kasus ini hingga tuntas. Semoga pimpinan DPR mendengarkan pembicaraan kita," ujar Jubir KPK, Johan Budi dalam Polemik Sindo Radio bertajuk "Banggar DPR Geger" di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (1/10/2011).
Johan menegaskan tak ada niat KPK mengesampingkan kasus Nazaruddin. Kalau pemberitaan media lebih fokus ke Kemenakertrans itu tak ada kaitan dengan pengalihan isu.
"Sangat sulit hengky pengky di KPK karena diawasi 24 jam oleh media. Pers juga bisa memilih topik mana yang menarik bagi masyarakat. Kalau kasus Nazaruddin tidak menarik," terangnya.
Jadi Johan berharap DPR tak merasa KPK dendam. Hingga menilai miring kinerja KPK dalam mengusut kasus Kemenpora.
"Semoga pimpinan DPR mendengarkan pembiccaraan kita," harapnya.
(van/ndr)











































