Priyo: RUU Intelijen Agar Kita Tidak Kecolongan Aksi Teror

Priyo: RUU Intelijen Agar Kita Tidak Kecolongan Aksi Teror

- detikNews
Jumat, 30 Sep 2011 16:15 WIB
Priyo: RUU Intelijen Agar Kita Tidak Kecolongan Aksi Teror
Jakarta - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyambut positif RUU Intelijen Negara yang sudah disetujui Komisi I. Menurut Priyo lahirnya RUU diharapkan bisa membuat intelijen kerja lebih maksimal dari ancaman teror.

"Aparat intelijen kita selalu tertinggal selangkah dengan peristiwa-peristiwa peledakan bom dan sebagainya. Sudah terdeteksi secara dini tapi kita inginkan jangan sampai tertinggal selangkah dengan teror dan kondisi yang tiba-tiba meledak di berbagai daerah," ujar Priyo kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/9/2011).

"Karena itu, kita berkepentingan memberikan energi dan peluru secukupnya kepada intelijen sehingga mereka profesional proaktif melakukan pencegahan dini agar rasa aman masyarakat terjamin," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski memberi amunisi kepada intelijen, Priyo memastikan RUU Itelijen Negara tidak akan mengancam demokrasi. Hal ini dikarenakan pasal kontroversial sudah dihilangkan oleh DPR.

"Di sisi lain kita mencoba melindungi dan memayungi nilai-nilai demokrasi yang kita yakini sebagai langkah yang paling benar yang ada di negeri ini. Penyadapan kita sepakati tetapi dengan izin pengadilan," imbuhnya.

Komisi I telah menyetujui RUU Intelijen Negara. 9 fraksi mini di Komisi I telah menyetujui RUU tersebut untuk selanjutnya dibawa ke sidang Paripurna.

Dalam RUU tersebut, intelijen memang diperbolehkan melakukan penyadapan, namun sebagai syarat harus terlebih dahulu ada alat bukti yang cukup dan mendapatkan izin dari ketua pengadilan.

(her/ape)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini