Kehadiran helikopter ini merupakan pemandangan langka bagi mereka. Salah seorang siswa SMP Negeri 1 Bahorok, Junaidi mengaku baru pertama kali melihat helikopter dalam jarak 10 meter. Selama ini, ia hanya melihat helikopter saat terbang di udara.
"Serem juga lihat baling-balingnya. Kalau kena kepala bisa putus. Soalnya kencang putarannya," kata Junaidi polos, Jumat (30/9/2011).
Tidak hanya ratusan pelajar, warga setempat juga mendatang lokasi pendaratan helikopter untuk melihat dari dekat. Sebagian dari mereka bahkan berupaya mendekat dari jarak lima meter.
Akibatnya, petugas pengamanan Paskhas TNI AU terpaksa berkonsentrasi untuk menghalau warga yang mencoba mendekati pesawat.
Tim SAR sendiri masih berkoordinasi dan belum melakukan evakuasi korban hingga Jumat sore sekitar pukul 15.00 WIB. Lokasi jatuhnya pesawat yang berada di perbukitan terjal menjadi penyebab utama.
(rul/fay)











































