Selama Kampanye, TVRI & Metro TV Berpihak ke Mega

Selama Kampanye, TVRI & Metro TV Berpihak ke Mega

- detikNews
Kamis, 08 Jul 2004 13:27 WIB
Jakarta - Selama masa kampanye, TVRI dan Metro TV ditenggarai menunjukkan keberpihakan kepada salah satu calon presiden, yakni Megawati Soekarnoputri.Dugaan tersebut terungkap berdasarkan hasil pemantauan Misi Pemantauan Pemilu Uni Eropa (EU-EOM) di Indonesia yang dibacakan oleh Kepala EU-EOM Glyn Ford kepada wartawan pada saat konferensi pers di Sumba Room Hotel Borobudur Jl. Lapangan Banteng, Jakpus, Kamis (8/7/2004).Media elektronik maupun media cetak memberi kesempatan yang sama kepada semua calon presiden dan wakil presiden untuk berkomunikasi dengan pemilih pada masa kampanye pilpres. Meskipun demikian, ternyata ada yang tampak berpihak."Liputan media cetak dan elektronik mengenai para calon memberikan akses yang sama, tapi kami menilai TVRI dan Metro TV menunjukkan keberpihakan dan lebih condong mendukung Presiden Megawati," kata Ford.Ford melanjutkan, berdasarkan pantauan EU-EOM, Megawati mendominasi liputan televisi di 5 stasiun televisi nasional terutama melalui pembelian jam tayang iklan dalam jumlah besar. "Dan yang paling terlihat, TVRI dan Metro TV menunjukkan bias terhadap Presiden Megawati," lanjut Ford.TVRI dalam program beritanya memberi liputan hampir 3 kali lebih banyak kepada calon yang sedang menjabat ini, sering dalam nada yang positif dibandingkan dengan calon-calon lainnya.Sementara itu Metro TV dalam program hariannya "Indonesia on the Move" secara jelas dirancang untuk mempromosikan Megawati."Pemberitaan surat kabar mengenai para calon bersifat adil dan memberi ruang yang lebih banyak bagi analisa dan opini dibandingkan dengan media elektronik. Meskipun beberapa surat kabar cenderung mengistimewakan beberapa calon tertentu dibandingkan calon-calon lainnya," kata Ford lagi.Meskipun demikian, secara umum EU-EOM menilai bahwa liputan kampanye di media cetak dan elektronik cukup beragam dan pluralistis. (wrs/)



Berita Terkait