"Dari otoritas bandara menyampaikan informasi, pilot sudah berkomunikasi dengan kantor pusat penerbangan," ujar Kapuspom Publik Kemenhub Bambang S Ervan ketika dihubungi detikcom, Jumat (30/9/2011).
Namun menurut Bambang, berdasarkan laporan, komunikasi pilot dengan pihak NBA terputus-putus. Hal ini kemungkinan disebabkan medan yang berat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Laporannya tidak sedetil itu (gerakannya apa). Yang pasti ada tanda kehidupan, itu kita harapkan," kata Bambang.
Sementara itu, Safety Cassa NBA Robur AD Rizaliyanto menuturkan, pihaknya belum mengetahui adanya komunikasi antara pilot dengan manajemen Cassa NBA. Pihaknya masih menunggu informasi itu.
"Belum tuh, kata siapa? Informasi dari mana. Kita masih menunggu, doakan saja," tutur Robur.
Robur menambahkan, saat ini pihaknya akan menurunkan heli ke tempat pesawat jatuh. Namun cuaca di tempat tidak memungkinkan untuk melakukan itu.
"Cuaca lagi mendung berawan," kata Robur.
Pesawat jatuh dari penerbangan Medan menuju Kutacane, Aceh Tenggara. Pesawat diketahui membawa 14 penumpang dan 4 kru.
(nik/ken)











































