Laporan media melaporkan, jamaah pertama yang tiba di Jeddah adalah rombongan dari Afrika Selatan pada Rabu (28/9/2011). Esok paginya adalah 450 jamaah dari Malaysia.
Pemandangan di Masjid Nabawi pada Jumat (30/9/2011) menunjukkan, sejumlah jamaah terlihat mengenakan atribut dari Turki, India dan Thailand.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemondokan di Madinah tersedia di 179 hotel. Semuanya terletak di Markaziah, yang berjarak 0-600 meter dari Masjid Nabawi. Dengan demikian, jamaah dengan leluasa bisa sesering mungkin berjalan kaki ke pemondokan - Masjid Nabawi.
Pengamatan detikcom bersama tim Panitia Petugas Haji Indonesia (PPHI) pada Kamis (29/9) petang waktu Arab Saudi menunjukkan, hotel-hotel yang menjadi tempat pemondokan terlihat cukup cantik. Di sekitarnya juga terdapat toko-toko perlengkapan maupun suvenir yang menarik mata.
Di antara hotel yang menjadi pemondokan jamaah adalah Hotel Shrouq dan Hotel Isroq di Sektor IV yang terletak berdampingan. Di sini 8.000 jamaah akan menetap. Rumah makan Indonesia menjadi ciri yang menonjol.
Sekadar diketahui, petugas haji Indonesia membagi jamaah di Madinah menjadi 4 sektor. Sedang 4 sektor lainnya merupakan sektor khusus, yang tidak langsung mengurusi keseharian jamaah seperti pemondokan dan katering.
Jamaah gelombang I nantinya akan ditransfer ke Makkah mulai 11 Oktober guna menanti puncak haji yang diperkirakan dimulai 4 November.
(nrl/ken)











































