"Kalau Kemenakertrans ini yang pertama menyentuh saya. Sebelumnya saya nggak pernah. Kan saya baru setahun di Jakarta," kata Acos usai menjalani pemeriksaan di Kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (29/9/2011).
Acos mengaku bekerja di LSM. Ia mempunyai lembaga survei dan lembaga pengembangan ekonomi, namun tidak merincinya lebih detail. "Tahu sendiri kan LSM hidupnya megap-megap? Itu yang mendorong kita cari proyek," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia saya ingin kerjasama. Kalau dia menang, saya yang nge-sub (subkontrak). Nah, saya baca di media kaget-kaget saya kok terlalu jauh sampai sekarang melibatkan DPR. Di sisi kami kita nggak tahu masalah itu," cetusnya.
Acos mengungkapkan, dalam pemeriksaan kali ini, ia dicecar sekitar 20 pertanyaan oleh penyidik. "Kira-kira 20 ada. (pertanyaan) Masih sekitar kita kan diduga terlibat bersama Dharnawati dan yang lainnya itu semua kita jelaskan termasuk Sindhu Malik," terang Acos.
(irw/ahy)










































