Pembukaan Popnas oleh Menpora dipusatkan di Gedung Olahraga Remaja di Jl Sudirman, Pekanbaru, Kamis (29/9/2011). Awalnya pembukaan berjalan lancar tanpa ada keributan. Wartawan yang meliput diacara pembukaan ini pun dengan bebas mengambil gambar.
Namun belakangan, panitia mendatangi sejumlah wartawan foto dan kameramen TV agar tidak mengambil gambar. Panitia gusar, karena wartawan foto dan kameramen TV dianggap berkeliaran. Larangan muncul, sesaat Menpora akan menyampaikan pidato pembukaan POPNAS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Larangan ini tentunya dianggap aneh dengan wartawan. Lantas wartawan menjelaskan ke panitia, mereka terpaksa banyak bergerak untuk mencari momen foto yang bagus dari masing-masing utusan kontingen. Kontingan favorit wartawan adalah dari Papua karena ada yang tampil dengan pakaian adatnya.
Tapi rupanya, wartawan yang banyak membidik kontingen Papua ini membuat gerah panitia. Wartawan tetap saja meliput seperti biasa walau panitia meminta untuk tidak berjalan-jalan. Rupanya karena melihat wartawan masih tidak mau duduk, panitia kembali menegur. Panitia meminta wartawan untuk keluar dari ruangan.
Kondisi inilah yang memancing keributan. Wartawan protes kepanitia apa dasarnya melarang mengambil gambar ke setiap kontingen. Tapi panitia justru juga turut emosi. Dengan lantang menyebut, "silahkan keluar kalian semua, wartawan monyet," kata panitia.
Salah seorang panitia malah mengajak wartawan untuk berkelahi dari dalam gedung. Tantangan dari petugas panitia lapangan ini tentunya membuat suasana kian ribut. Ajakan berkelahi dari penitia dianggap hal yang tidak etis.
"Masak kita diajak berkelahi di luar gedung. Kita datang baik-baik untuk meliput, tapi panitia di lapangan sangat tidak bersahabat," kata Dedy wartawan Metro TV yang diajak berkelahi di luar gedung oleh panitia.
Wartawan lantas mengajak seluruhnya untuk keluar dari dalam gedung. Akhirnya seluruh wartawan ramai-ramai meninggalkan pembukaan Popnas oleh Menpora tersebut. Keributan panitia penyelenggara dengan wartawan ini sempat menjadi tontonan para peserta kontingen.
(cha/fay)











































