"Warga lokal yang sedang mencari kerang menemukan 23 lumba-lumba terdampar," kata aktivis Jakarta Animal Aid Network (JAAN) Benfica saat dihubungi detikcom, Kamis (29/9/2011).
Peristiwa terdamparnya lumba-lumba ini terjadi pada Rabu (28/9) siang. Saat hendak ditolong, 16 lumba-lumba sudah mati. Sisanya yang bertahan coba diselamatkan petugas taman nasional dan warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sisa 6 lumba-lumba terus dipantau agar tidak kembali ke perairan dangkal. "Mereka tersesat sampai masuk ke perairan dangkal mungkin karena asyik mencari makan, saat itu laut memang pasang," terang Benfica.
Kejadian terdamparnya lumba-lumba ini baru pertama kali terjadi di Ujung Kulon. Wilayah ini memang bukan jalur lumba-lumba. "Mungkin ini lumba-lumba dari perairan di luar wilayah Ujung Kulon," tutur pria yang akrab disapa Iben ini.
(ndr/vit)











































