"Kita sudah datangi secara personal, secara baik-baik dan kita kirimkan surat formal. Tetapi tidak ada jaminan keamanan kepada mereka dan keluarganya ya tidak mau datang," kata salah satu pendukung Antasari yang tidak mau disebut namanya di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (29/9/2011).
Menurutnya, jaminan keamanan menjadi sangat penting karena dokter tersebut merupakan saksi kunci mengenai kondisi terakhir Nasrudin, sesaat sebelum tewas ditembak.
"Dokter tersebut yang tahu persis kondisi korban. Terutama mengenai kondisi luka, baju dan itu menentukan bagaimana Nasrudin meninggal," tukasnya.
Sebelumnya adik Nasrudin, Andi Syamsudin, juga menolak memberikan kesaksian. Andi tidak mau memberi kesaksian panjang lebar bila tidak ada jaminan keselamatan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
"Saya mau menyampaikan (hal-hal lain) kalau ada perlindungan dari LPSK," kata Andi di depan hakim Peninjauan Kembali, Kamis (22/9).
(nal/nal)











































