Banggar 'Mogok' Kerja Sampai KPK Penuhi Panggilan DPR

Banggar 'Mogok' Kerja Sampai KPK Penuhi Panggilan DPR

- detikNews
Kamis, 29 Sep 2011 08:16 WIB
Banggar Mogok Kerja Sampai KPK Penuhi Panggilan DPR
Jakarta - Badan Anggaran DPR menolak membahas RAPBN 2012 sampai KPK memenuhi panggilan DPR. Penting bagi Banggar mendapat kepastian bahwa prosedur penganggaran tidak dapat dipidanakan.

"Setelah masalah ini selesai kita kerja lagi. Jadi apa yang dipersepsikan masyarakat bahwa kita mogok dan mutung itu besok seharusnya selesai," ujar Wakil Ketua Banggar, Tamsil Linrung.

Hal ini disampaikan Tamsil kepada detikcom, Kamis (29/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun karena KPK menolak menghadiri rapat konsultasi dengan DPR, Banggar pun pikir-pikir lagi. Karena penyelesaian masalah yang sudah di depan mata dirasakan kembali tak jelas.

"Jadi kami tidak ingin ada ketegangan lagi. Kami akan membahas APBN ini jika suasana lebih kondusif, kita akan bahas secepatnya untuk kita selesaikan," paparnya.

KPK menolak menghadiri undangan pimpinan DPR untuk rapat konsultasi dengan Banggar DPR. KPK ingin menjaga kredibilitasnya, karena empat pimpinan Badan Anggaran (Banggar) sedang dalam pemeriksaan KPK.

"Untuk menjaga kredibilitas KPK dan DPR, maka pimpinan KPK meminta pemahaman pimpinan DPR bahwa KPK belum bisa menghadiri undangan rapat konsultasi tersebut," ujar jubir KPK Johan Budi SP, Rabu (28/9/2011).

Pimpinan KPK pun secara resmi sudah mengirim surat ke pimpinan DPR, memberitahukan bahwa empat pimpinan Banggar saat ini sedang diperiksa KPK.

"Pimpinan KPK telah melayangkan surat baru saja ke Pimpinan DPR menanggapi undangan konsultasi Pimpinan DPR, Dengan menimbang KPK sedang melakukan penyidikan kasus yang ada di Kemenakertrans dimana diantaranya memeriksa 4 anggota DPR yang juga pimpinan Banggar," jelas Johan.

(van/mei)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini