"Gini ya daripada main ketapel lebih baik makan rujak. Dari pada bicara reshuffle lebih baik nonton lawak," celetuk Darwin saat ditanya apakah dia siap di-reshuffle.
Hal itu dia katakan usai mengikuti rapat paripurna tertutup di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (28/9/2011).
Darwin mengaku cuek dengan reshuffle. Yang penting, saat ini Darwin fokus bekerja dan bekerja. Masalah reshuffle, itu urusan Presiden.
"Gak usah dipersoalkan isu itu. Itukan hak Presiden kita bekerja saja. Seperti waktu diangkat menteri, kemudian di evaluasi itu hak beliau," katanya.
Nama Darwin memang disebut-sebut sebagai menteri yang bakal di-reshuffle oleh SBY. Meski berasal dari Partai Demokrat, Darwin dianggap tidak memiliki prestasi selama menjadi menteri.
(anw/gun)











































