Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen DPR RI, Hidayat Nur Wahid, menegaskan tidak ada satu negara pun yang membatalkan rencana kedatangan. Sejak awal memang hanya 18 negara yang memberikan konfirmasi akan mengirimkan utusan ke konferensi APA di Solo.
Dia juga meyakinkan ketidakhadiran perwakilan dari 21 negara anggota lainnya tidak terkait dengan situasi keamanan di tanah air. Seperti diketahui, bom bunuh diri meledak di Solo sebagai kota tempat terselenggaranya acara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hidayat juga menegaskan meskipun jumlah yang hadir kurang dari separuh anggota namun hal tersebut tidak menjadi masalah. Alasannya, negara yang menghadiri telah melampaui kuorum yaitu minimal tujuh negara.
Sedangkan Kapolresta Surakarta, Kombes (Pol) Listyo Sigit Prabowo menjelaskan jika pihaknya telah meningkatkan jumlah personel keamanan untuk mengamankan acara yang diselenggarakan selama dua hari di The Sunan Hotel tersebut.
"Semula dipersiapkan 640 personel, saat ini terdapat sekitar 1.000 personel diturunkan. Peningkatan pengamanan itu berkaitan dengan rencana penyelenggaraan karnaval budaya yang digelar Rabu sore nanti. Delegasi asing akan ikut dalam karnaval. Kami harus memperketat pengamanan, baik di lokasi konferensi maupun di lokasi karnaval," ujarnya.
Sedangkan pantauan di lokasi pembukaan APA, acara berjalan santai dan tanpa terlihat pengamanan ketat. Tidak banyak petugas berseragam di lokasi acara. Namun pengamanan tertutup yang dilakukan aparat keamanan tanpa seragam memang terlihat di beberapa titik kota, terutama di sekitar lokasi acara.
(mbr/fay)










































