"Kalau diberitakan Ade Sukma sempat pingsan itu tidak benar. Dia tidak pingsan," kata Kepala Divisi Pendidikan Rosita Komala Dewi dalam jumpa pers di SMPIT Insan Mubarak, Jalan Al Mubarak II Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (28/9/2011).
Rosita mengakui, Ade Sukma memang terluka dan berdarah di bagian pelipis. Siswa kelas tiga itu langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapat pengobatan. Namun saat itu, Ade Sukma menolak dijahit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rosita mengatakan, sejak kejadian, pihak sekolah terus berkomunikasi dengan orangtua Ade Sukma. Namun hingga kini, belum ada titik temu untuk menyelesaikan persoalan. Hingga akhirnya, ternyata orangtua Ade Sukma melaporkan kasus ini ke Polres Jakarta Barat.
"Tuntutan beliau minta (guru) diberhentikan, tetapi kami harus klarifikasi lebih tuntas, belum tercapai," kata Rosita.
Sebelumnya diberitakan, orang tua Ade Sukma, Boeing Karnadi melaporkan Kholil ke polisi dengan tudingan pemukulan. Menurut Boeing, anaknya pingsan dan terluka hingga harus dijahit akibat dipukul gurunya itu. Kasus ini ditangani oleh Unit PPA Polres Metro Jakarta Barat.
(ken/fay)











































