Menag: Deradikalisasi Targetkan Kelompok yang Tak Radikal

Menag: Deradikalisasi Targetkan Kelompok yang Tak Radikal

- detikNews
Selasa, 27 Sep 2011 18:36 WIB
Menag: Deradikalisasi Targetkan Kelompok yang Tak Radikal
Jakarta - Menteri Agama Suryadharma Ali meluruskan pemahaman yang keliru mengenai program deradikalisasi untuk mengurangi aksi-aksi terorisme di Indonesia. Deradikalisasi ini ditujukan bukan kepada pelaku terorisme, melainkan masyarakat yang belum terpengaruh paham radikal.

"Pemaham deredikasliasi itu targetnya bukan orang-orang yang radikal, tapi orang-orang yang tidak radikal, supaya tidak masuk paham radikal. Jadi sifatnya preventif," kata Menag saat ditemui Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (27/9/2011).

Menurut Suryadharma, program deradikalisasi justru tidak ditujukan kepada kelompok-kelompok yang selama ini mempraktekkan kekerasan atas nama agama. Sebab, kelompok-kelompok tersebut sangat sulit disentuh. Organisasi mereka tidak jelas karena bersifat bawah tanah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena organisasinya kan nggak jelas, bawah tanah. Mereka tidak punya alamat, tidak punya pengurus yang jelas. Semuanya serba rahasia," imbuhnya.

Namun, kata menteri asal PPP ini, bukan tidak mungkin para teroris yang sudah berada di penjara tidak bisa diluruskan pemahaman agamanya. Namun, itu juga cuma pengikut-pengikut saja, sementara teroris yang sudah tergolong tokoh sangat sulit diubah pemahamannya.

Ia melanjutkan, Kemenag sudah bekerjasama dengan lembaga pemasyarakatan untuk memberikan penyadaran kepada pelaku teroris. Sampai saat ini, sudah hampir 50 persen dari mereka mau kembali ke jalan yang benar.

"Saya kira, di bawah 50 persen. Tapi kalau tokoh-tokoh itu sulit. Mereka pandai berargumentasi," tutur Suryadarma.

(irw/lia)


Berita Terkait