Jenazah Ahmad Yosepa Hayat dikeluarkan dari kamar jenazah RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (27/9/2011) sekitar pukul 14.20 WIB.
Jenazah diletakkan dalam peti cokelat yang diberi tulisan Pino Damayanto alias Ahmad Urip di bagian depan dan atas peti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua perempuan itu enggan memberikan komentar kepada wartawan. "Kami sedang berduka, jangan ganggu kami. Doakan saja," kata salah seorang perempuan itu sambil bergegas masuk ke mobil Kijang Innova warna hitam.
Jenazah pelaku bom bunuh diri di di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah, ini langsung dibawa ke TPU Pondok Rangon dengan dikawal 2 mobil polisi.
"Tadi itu istri dan kakaknya. Sekarang langsung kita kawal ke pemakaman Pondok Rangon," kata Kapolsek Kramatjati, Kompol Imram Gultom, di RS Polri.
(aan/fay)










































