"Dugaannya, mayat tersebut adalah korban pembunuhan. Korban dikubur dengan kedalaman tanah 80 centimeter," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kabupaten AKP Imron Ermawan kepada detikcom, Selasa (27/9/2011).
Mayat tersebut ditemukan Senin (26/9) kemarin. Mayat pria tanpa identitas itu ditemukan oleh warga bernama Ana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena penasaran, Ana kemudian menggali pohon pisang tersebut. Betapa kagetnya ia ketika melihat sesosok tubuh muncul dari dalam tanah tersebut.
"Kelihatan jari kaki korban," kata dia.
Saat ditemukan, korban yang tanpa mengenakan busana atasan itu sudah dalam keadaan membusuk. Sementara mulutnya dililit lakban warna coklat sampai melingkari leher belakang sebanyak 16 kali dengan panjang lakban 9,72 meter.
"Kemudian saksi melapor ke Ketua RW, Pak Hadi," kata dia.
Kejadian itu juga dilaporkan korban kepada petugas Hansip bernama Asep. Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Jonggol.
"Mayat sudah dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur guna keperluan otopsi," kata dia.
Sementara Polres Bogor Kabupaten yang melakukan pengecekan TKP telah mengambil sidik jari korban. Hingga kini, kasusnya ditangani Polres Bogor Kabupaten.
"Kita menunggu laporan warga, bila ada keluarga korban yang mengenalinya, harap datang ke Polres Bogor dan membawa foto korban semasa hidup," tutupnya.
Berikut ciri-ciri korban tersebut:
1. Tinggi badan sekitar 176 Cm dengan berat badan 90 Kg
2. Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek warna coklat dan celana dalam, tanpa baju atasan
3. Terdapat tahi lalat di leher belakang
4. Alat kelamin tidak disunat
5. Gigi bawah geraham ditambal
(mei/lrn)










































