Dari Jalan Agus Salim, Aktivis HAM Serukan Perdamaian Myanmar

Dari Jalan Agus Salim, Aktivis HAM Serukan Perdamaian Myanmar

- detikNews
Selasa, 27 Sep 2011 14:14 WIB
Dari Jalan Agus Salim, Aktivis HAM Serukan Perdamaian Myanmar
Jakarta - Puluhan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) menyerukan perdamaian untuk Myanmar (dulu Burma). Membawa spanduk tuntutan serta burung dalam sangkar, mereka berorasi di depan Kedubes Myanmar di Jalan Agus Salim, Jakarta Pusat.

Para aktivis tersebut berasal dari Kontras, Imparsial, FPPI, Hamurabi, YLBHI, dan LBH Pers.

"Setelah empat tahun Revolusi Saffron, 222 Bhiksu dan 2 ribu tahanan politik masih dalam tahanan," teriak Chrisbiantoro, aktivis dari KontraS dalam aksinya di depan Kedubes Myanmar, Jalan Agus Salim, Jakarta, Selasa, (27/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam orasinya, mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan 'Free Burma Now' dan membawa sangkar burung yang berisi burung gereja. Burung Gereja ini disimbolkan untuk para pejuang HAM Myanmar yang masih ditahan di penjara oleh junta militer saat ini.

Selain itu, mereka juga mengenakan kaos bergambar Aung San Suu Kyi, yang merupakan simbol perlawanan perjuangan HAM di tanah Myanmar ini.

"Kami meminta dunia Internasional untuk tidak terkecoh dengan upaya pencitraan yang ingin dibangun oleh rezin Burma saat ini," teriak Chris.

Seperti diketahui, terjadi serangan atas demonstrasi damai pada 2007 lalu yang dilakukan masyarakat. Namun, saat ini mereka menikmati imunitas dan tetap bebas melakukan pelanggaran HAM yang serius, khususnya di daerah kelompok etnis.

Aksi ini dikawal belasan aparat kepolisian dari Polres Jakarta Pusat. Namun, aksi ini tidak mengganggu lalu lintas.

"Kami menyerukan perubahan yang sejati dapat di Burma. Komunitas internasional dan ASEAN harus mendesak rezim Burma membuat perubahan lebih berarti. Perubahan di Burma adalah perubahan bagi ASEAN," ungkap orator lainnya, Muklis.

(asp/lia)


Berita Terkait