JK: Diplomat Harusnya Bebas Biaya Parkir

JK: Diplomat Harusnya Bebas Biaya Parkir

- detikNews
Selasa, 27 Sep 2011 13:23 WIB
Jakarta - Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, ikut menanggapi masalah tunggakan parkir mobil jajaran staf KBRI di New York, Amerika Serikat sebanyak Rp 6,7 miliar. Menurut JK seharusnya para diplomat bebas dari biaya parkir.

"Sebenarnya diplomat itu kan bebas daripada gitu-gituan (biaya parkir)," kata Jusuf Kalla di Hotel Shangri La, Jakarta, Selasa (27/9/2011).

JK mengungkapkan, banyak negara juga tidak membayar biaya parkir, meski sebenarnya telah dihitung berapa besaran yang harus dibayarkan. "Karena itu sebenarnya, dihitung tapi dibanyak negara tidak bayar," papar JK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia pun menganggap, para diplomat yang tidak membayar biaya parkir tidak melanggar aturan. "Karena itu diplomat tidak melanggar," kata mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Di dalam berita yang dilansir reuters, Pemerintah Kota New York mengeluhkan besarnya tunggakan denda parkir sejumlah diplomat negara. Mesir menjadi negara paling besar yang memiliki utang parkir yakni 1,9 juta dollar. Diikuti Nigeria dengan utang parkir sebesar 1 juta dollar. Sedangkan Indonesia tercatat pada urutan ketiga penunggak tiket parkir yakni sebesar 750 ribu dollar atau setara Rp 6,7 miliar. Departemen Keuangan Pemerintah Kota New York mengatakan sampai akhir Juli 2011 total denda utang parkir mencapai 16,7 juta dollar.

"Kami hanya bisa membayangkan berapa banyak biaya yang muncul pekan ini," kata juru bicara Grimm, Carol Danko, mengenai diplomat dan pemimpin dunia yang bertemu di Markas PBB di New York seperti dikutip dari reuters, Sabtu (24/9) lalu.

(anw/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads