Polisi Pelajari Kaitan Bom Solo & Bom Ambon

Polisi Pelajari Kaitan Bom Solo & Bom Ambon

- detikNews
Selasa, 27 Sep 2011 11:44 WIB
Polisi Pelajari Kaitan Bom Solo & Bom Ambon
Jakarta - Apakah ada kaitan antara bom bunuh diri di Solo dengan sejumlah peristiwa bom di Ambon sepekan terakhir? Faktanya jenis bom yang digunakan sama, yakni bom rakitan. Polisi sedang mempelajari kaitannya.

"Kejadian di Solo juga beruntun di Ambon ada orang melempar bom terakhir tadi malam di Karang Panjang Ambon sekitar pukul 22.00 Wita tapi tidak meledak. Ada 4 kejadian bom di Ambon dan semua barbuk sama, bomnya sama bom rakitan. Sedang dipelajari, pelakunya sama," kata Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (27/9/2011).

Sejauh ini polisi masih belum melihat kaitannya. Namun polisi berjanji akan mendalami adakah kaitan antara bom di dua kota itu. "Belum (lihat kaitan), tapi kita dalami," ucap Anton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya bom meledak pada Kamis (22/9) di daerah Karangpanjang, Ambon. Peritiwa serupa terjadi lagi pada Sabtu (24/9) di Terminal Mardika, Ambon. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa itu.

Pada Senin (26/9) pagi, di depan tempat ibadah lainnya di Ambon, juga ditemukan bom. Barang berbahaya itu telah diamankan petugas kepolisian. Pada Senin malamnya, pukul 20.30 Wita, sebuah bom rakitan dilempar di depan rumah ibadah. Sebelum meledak, bom sudah diamankan petugas.

Sebelumnya polisi memastikan bomber bunuh diri di Gereja Bethel Indonesia (GBIS) Kepunton, Solo, adalah Pino Damayanto alias Ahmad Yosepa Hayat alias Hayat. Polisi menengarai motif pelaku melakukan pengeboman adalah jihad.

(vit/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads