"Menteri BUMN kepikiran pun tidak. Kita tahu diri. Kalau Presiden memilih menteri yang memerlukan jabatan profesional," tegas Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso.
Hal ini disampaikan Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berharap tiga menteri kami baik-baik saja," harap pria yang juga Wakil Ketua DPR ini.
Meski demikian reshuffle sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden. Golkar pun tak akan ikut-ikut terlalu jauh.
"Kalau toh nanti dipindah toh itu kewenangan Presiden. Kalau ditambah sumonggo (silakan, red), dikurangi ya Wallahu'alam," tandasnya sambil tersenyum.
(van/nwk)











































