"KPK akan periksa lagi Pak Tamsil dan Pak Olly sebagai saksi besok," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (27/9/2011).
Sebelumnya, KPK pernah memeriksa empat pimpinan Banggar sekaligus. Mereka adalah Ketua Banggar Melchias Marcus Mekeng, dan tiga Wakil Ketua Banggar, Olly Dondokantbey, Mirwan Amir dan Tamsil Linrung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Tamsil dan Olly sepakat diperiksa lagi besok," tegasnya.
Johan tak tahu apakah Melchias dan Mirwan juga masih akan dipanggil lagi atau tidak. Dalam kasus suap Kemnakertrans disinyalir terdapat peran anggota Banggar di dalamnya.
Salah satu tersangka, Dharnawati, melalui kuasa hukumnya, memunculkan dugaan adanya aliran dana ke Banggar dan makelar proyek yang berhubungan dengan Banggar.
KPK sebelumnya pernah menyatakan akan melacak sampai ke Banggar DPR. "Yang ditengarai itu, ada kaitannya, manajemen yang ada di banggar sana. Sehingga kami tentu akan melakukan pelacakan sampai ke sana juga," tutur Ketua KPK, Busyro Muqoddas, Rabu (14/6) silam.
Menurut Busyro, peran Banggar DPR cukup strategis dalam menyusun anggaran bersama Kemenkeu. Namun mantan Ketua Komisi Yudisial ini belum bisa memaparkan apakah benar ada permainan di Banggar, karena memang harus dibuktikan terlebih dahulu.
(mok/lrn)











































